Menanam Pengetahuan, Menumbuhkan Kepedulian

By
Menanam Pengetahuan, Menumbuhkan Kepedulian

Minggu, 21 Juni 2026-BISA Indonesia bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Wanapaksi melalui kegiatan edukasi lingkungan di Omah Naungan, Kalurahan Jatimulyo, Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan generasi muda mengenai konservasi burung Sikatan cacing (Cyornis banyumas) sekaligus pentingnya menjaga habitatnya.  Tidak semua pelajaran tentang konservasi harus dilakukan di dalam kelas. Justru, alam menjadi ruang belajar terbaik untuk memahami bagaimana setiap makhluk hidup saling terhubung. Generasi muda Jatimulyo diajak berdiskusi dan menyusuri lingkungan sekitar untuk mengenali berbagai jenis tumbuhan yang selama ini tumbuh di pekarangan maupun kawasan sekitar desa, tetapi sering kali luput dari perhatian.

Selama kegiatan berlangsung, peserta belajar langsung dari alam bersama Bapak Supangat, anggota KTH Wanapaksi yang membagikan pengetahuan mengenai berbagai tumbuhan lokal beserta manfaatnya. Sedikitnya delapan jenis tumbuhan berhasil dikenali, di antaranya Takokak (Solanum torvum), Sembukan (Paederia foetida), Aren (Arenga pinnata) , Beringin (Ficus benjamina), Kemadu (Dendrocnide), Kajar (Colocasia gigantea), Pala (Myristica fragrans), dan Bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis). Masing-masing tumbuhan ini memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari menjaga keseimbangan lingkungan hingga dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa tumbuhan merupakan bagian penting dari habitat burung liar.

Di sela-sela pengamatan tumbuhan, para generasi muda Jatimulyo menjumpai beberapa jenis burung seperti burung-madu kelapa (Anthreptes malacensis), cipoh kacat (Aegithina tiphia), cinenen jawa (Orthotomus sepium), empuloh janggut (Alophoixus bres), cucak kuning (Pycnonotus melanicterus), dan burung-madu jawa (Aethopyga mystacalis) yang memanfaatkan vegetasi sebagai sumber pakan, tempat berlindung, maupun lokasi berkembang biak. Pengalaman tersebut membuat generasi muda Jatimulyo memahami bahwa menjaga tumbuhan berarti juga menjaga rumah bagi berbagai satwa yang hidup di dalamnya.

Acara ini tidak hanya menambah wawasan generasi muda Jatimulyo tentang manfaat tumbuhan, tetapi juga menyadarkan mereka bahwa peduli lingkungan itu bisa dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Mengenali habitat, memahami fungsi setiap jenis tumbuhan, hingga menjaga keberadaan vegetasi lokal merupakan langkah awal untuk melestarikan keanekaragaman hayati. BISA Indonesia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari regenerasi kader konservasi di tingkat desa. Dengan semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai lingkungan tempat mereka tinggal, upaya menjaga habitat burung Sikatan cacing dan kelestarian habitat alami akan semakin kuat dan berkelanjutan.

 

Penulis: Wildan Rizaldi

Penyunting: Raafi Nur Ali