BISA Indonesia Pasang Alat Perekam Bioakustik di Muara Progo

By
BISA Indonesia Pasang Alat Perekam Bioakustik di Muara Progo

Senin, 1 Desember 2025–BISA Indonesia melakukan pemasangan alat perekam suara bioakustik (AudioMoth) di kawasan Pantai Trisik dan Muara Sungai Progo, Desa Banaran (Kecamatan Galur) dan Desa Bugel (Kecamatan Panjatan), Kulon Progo, D. I. Yogyakarta.

Langkah ini merupakan bagian dari kegiatan tahun kedua program LEAFA (Locally-Led East Asian Flyway Acoustics) untuk memantau pergerakan burung migran di jalur terbang Asia Timur–Australasia (East Asian Australasian Flyway). Kawasan Pantai Trisik menjadi salah satu tempat singgah krusial bagi ribuan burung migran untuk beristirahat dan mencari makan. Namun, habitat penting tersebut kini menghadapi peningkatan tekanan akibat pembangunan jalan lintas selatan dan tingginya aktivitas manusia di kawasan pesisir. Sebanyak tiga unit AudioMoth dipasang di tiga titik yang berbeda agar dapat menjangkau lebih banyak area yang berpotensi sebagai habitat burung migran. Melalui teknologi Passive Acoustic Monitoring (PAM) ini, pemantauan dapat dilakukan secara berkala selama kurang lebih satu bulan tanpa harus melakukan pengamatan langsung di lapangan.

Ketiga unit AudioMoth yang terpasang sukses beroperasi secara optimal dengan skema 1 menit rekam dan 4 menit standby dalam siklus 24 jam selama 32 hari penuh. Seluruh data suara dari kartu memori berhasil dipindai dan dikumpulkan ke dalam basis data yang telah di-backup di beberapa penyimpanan. Ke depannya, hasil rekaman yang diperoleh akan masuk ke tahap analisis untuk mengidentifikasi spesies yang terekam, sekaligus digunakan untuk menguji efektivitas deteksi otomatis dalam mengidentifikasi spesies burung migran.

Melalui pemantauan berkelanjutan ini, diharapkan data suara burung migran dari Muara Sungai Progo dapat memperkaya basis data regional, khususnya dalam kerangka East Asian Australasian Flyway (EAAF). Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya konservasi berbasis bukti di tingkat lokal, sekaligus melengkapi metode pemantauan visual yang selama ini dilakukan oleh para pengamat burung.

Penulis: Alfi Anggraeni

Riviewer: Raafi Nur Ali

Penyunting: Pius Erlangga