Minggu, 20 September 2026-BISA Indonesia bersama Kanopi Indonesia, KTH Wanapaksi, pemerintahan kalurahan, tokoh masyarakat, dan pemuda Jatimulyo yang didukung oleh (Asian Species Action Partnership) ASAP melaksanakan kegiatan pembukaan Pusat Edukasi Lingkungan di Dusun Gunungkelir, Kalurahan Jatimulyo, Kulon Progo. Konservasi alam membutuhkan peran generasi muda yang peduli, berpengetahuan, dan siap mengambil bagian dalam menjaga lingkungan. Semangat inilah yang mendorong kegiatan ini berjalan dengan dihadiri oleh 42 peserta, termasuk 26 pemuda Jatimulyo. Kehadiran pusat edukasi ini menjadi langkah awal untuk membuka ruang belajar bersama sekaligus mendorong regenerasi pemuda dalam gerakan konservasi.
Pembukaan pusat edukasi lingkungan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter “Before You Eat” yang mengangkat persoalan penangkapan ikan di laut serta sistem kerja di dalamnya yang tidak manusiawi. Tak berhenti pada menonton bersama, peserta juga diajak berdiskusi untuk memahami pesan yang disampaikan dalam film tersebut. Melalui kegiatan ini, edukasi lingkungan dikemas sebagai ruang berbagi perspektif, membangun kesadaran, dan menghubungkan persoalan lingkungan dengan kehidupan sehari-hari. Sebab, kepedulian terhadap alam bisa tumbuh dari hal sederhana: belajar, bertanya, berdiskusi, lalu mulai mengambil tindakan.
Ke depannya, Pusat Edukasi Lingkungan diharapkan berkembang menjadi ruang belajar yang aktif, menarik, dan terbuka bagi masyarakat, terutama generasi muda Jatimulyo. Berbagai kegiatan edukasi dan diskusi diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus menyiapkan kader-kader konservasi di tingkat desa. Dengan semakin banyak anak muda yang terlibat, semangat konservasi di Jatimulyo diharapkan terus tumbuh dan berkelanjutan. Karena menjaga alam bukan hanya tugas hari ini, tetapi juga tentang menyiapkan generasi yang akan menjaganya esok hari.
Penulis: Wildan Rizaldi
Editor: Wildan Rizaldi

