Sepanjang Mei 2026—Merangkum perjalanan hebat program LEAFA (Locally-led East Asian Flyway Acoustics) Tahun Ke-2, BISA Indonesia tengah mempersembahkan video dokumentasi spesial! Video singkat namun lengkap dengan durasi 5 menit ini menjadi suguhan visual pada Wildlabs Award 2025 sebelum resmi berakhir pada 31 Mei 2026. Lewat visual yang ciamik, kami ingin membagikan kisah riset, cerita seru di lapangan, hingga kolaborasi lintas negara kepada para donor, mitra, dan kalian semua. Langkah awal pun resmi dimulai lewat rapat koordinasi bersama Okie Kristyawan selaku videographer & editor pada 4 Mei 2026 untuk menyusun konsep dan draft cerita yang apik!

Dalam mewujudkan video laporan program tersebut, tim pelaksana turun langsung untuk mengambil footage di dua site dengan habitat yang berbeda di Yogyakarta. Pengambilan footage pertama dilakukan di pesisir Muara Sungai Progo/Trisik pada 9 Mei 2026 untuk mengabadikan aksi tim saat memasang alat AudioMoth. Selanjutnya, proses perekaman dilanjutkan di lingkungan kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) pada 15 Mei 2026 untuk mendokumentasikan pengambilan perangkat di area perkotaan (urban). Selain melakukan live shooting, bahan footage yang menarik juga dikumpulkan dari mitra pelaksana di berbagai negara, termasuk dokumentasi aktivitas kerja lapangan, kondisi habitat yang menantang, maupun kendala teknis berupa kerusakan perangkat AudioMoth, dan proses analisis data.
Setelah seluruh footage terkumpul dan diselaraskan dengan rekaman voice over serta storyline yang telah dibuat sebelumnya, tim berhasil menyusun video program berdurasi 5,22 menit berformat Full HD lanskap yang siap dikumpulkan ke donor. Melalui kegiatan pembuatan video dokumentasi ini, diharapkan seluruh proses, capaian, dan dampak program LEAFA dapat terdokumentasikan dengan baik serta tersampaikan secara efektif kepada berbagai pihak. Selain mendukung pemenuhan kewajiban pelaporan kepada donor, video ini juga diharapkan menjadi media publikasi dan pembelajaran yang dapat memperkuat visibilitas program serta mendukung keberlanjutan kolaborasi konservasi berbasis bioakustik di kawasan East Asian–Australasian Flyway.
Penulis: Alfi Anggraeni
Penyunting: Raafi Nur Ali

