BISA Indonesia hari ini dikunjungi oleh teman-teman istimewa yang ingin bersama-sama melakukan diskusi tentang konservasi dan mengetahui kegiatan-kegiatan konservasi apa yang sudah dilakukan di Indonesia. Teman-teman istimewa ini berasal dari…
News
Awareness CampaignEducationNGUPING #1: Ngobrol Video dan Editing
By Bisa Indonesia0Bisa Indonesia, fotografer, fotografy, Indonesia bisa, ngobrol itu penting, nguping, oblo, photo story, photograpyNGUPING (Ngobrol Itu Penting) edisi pertama dengan semangat belajar bersama dilaksanakan mulai hari ini Minggu 14 Januari 2019. Kegiatan pertama ini menjadi awal yang baik bagi banyak kegiatan ngobrol-ngobrol, diskusi,…
Awareness CampaignResearch-based ConservationDiskusi Pengelolaan Pesisir Bangsring
By Bisa Indonesia0Bangsring, bangsring underwater, Bisa Indonesia, Indonesia bisa, pertamina, pertamina peduli lingkungan, pertamina tbbm tanjung wangi, pesisir banyuwangi, RZWP3K provinsi Jawa Timur, Tabuhan, yapekaDalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dan mengelola Kawasan Wisata Bangsring Under water (BUNDER), BISA Indonesia mengadakan diskusi bersama pengelola BUNDER tentang pengelolaan pesisir pada tanggal 29 Januari 2019. Kegiatan ini…
Awareness CampaignNewsResearch-based ConservationDua Ekor Elang Dilepas-liarkan Di Kulonprogo
By Bisa Indonesia0Accipiter trivirgatus, Bisa Indonesia, BKSDA Yogyakarta, elang, elang bido, elang ular bido, Elang-alap jambul, Kulonprogo, PPBJ, raptor, release elang, Spilornis cheela, WRC, yogyakartaKulon Progo – Bisa Indonesia bersama Paguyuban Pengamat Burung Jogja turut mendukung kegiatan pelepasliaran Elang-ular bido (Spilornis cheela) dan Elang-alap jambul (Accipiter trivirgatus) yang diselenggarakan oleh Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta & BKSDA Yogyakarta di Kulon Progo, Jumat (29/1/2019).
Burung elang sendiri merupakan salah satu dari empat belas jenis burung langka yang ditingkatkan populasinya oleh pemerintah. Pasalnya duapuluh satu jenis elang di Indonesia terus menerus mengalami penurunan. Fenomena ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu stabilitas ekosistem. Elang merupakan predator puncak dalam ekosistem. Penurunan dari jenis ini tentu akan bertolak belakang dengan jumlah populasi hewan yang dimangsanya seperti tikus. Tentunya melalui kegiatan pelepasliaran elang ini di alam, diharapkan stabilitas dari ekosistem masih dapat terus dijaga. Staff Ahli Pemerintah Kab. Kulonprogo , Arif Sudarmanto dalam kesempatan itu menyatakan kesepakatanya terhadap pentingnya upaya pelepasliaran burung elang dan upaya pelestarian burung. Hal ini juga sesuai yang diharapkan Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Yogyakarta, Untung Suripto yaitu agar pemda setempat mampu mensosialisasikan upaya pelestarian ini untuk meningkatkan keseimbangan alam.
Kedua elang tersebut dilepasliarkan setelah menjalani proses rehabillitas yang panjang dan dinyatakan siap untuk di-release. Elang-elang ini didapatkan dari hasil penyitaan dan penyerahan warga. Elang alap jambul berasal dari hasil penyitaan warga di Jawa Timur tahun 2017 dan Elang ular-bido yang dilepaskan berasal dari penyerahan warga kulon progo. Elang ular bido ini telah mengalami proses rehabilitasi dan perawatan selama 7th di WRC. Dalam pelepasliaran ini juga dilakukan tagging untuk memudahkan monitoring elang hasil rehabilitasi. Tagging yang diberikan pada kedua elang ini berupa tagging pada sayap (wing-tag/wingmarker) dan ring pada kaki. Penandaan ini juga sudah teregistrasi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Monitoring pasca-release akan dilakukan untuk memantau kondisi Elang-ular bido. Kerja sama antara tim monitoring dari PPBJ dan volunteer sudah mendapatkan ijin serta persetujuan dari kepala dusun setempat. Semoga kegiatan ini dapat membantu menjaga kelestarian elang-elang tersebut di alam.
Awareness CampaignNewsResearch-based ConservationASIAN WATERBIRD CENSUS BANYUWANGI
By Bisa Indonesia0Asian Waterbird Census, AWC, banyuwangi, Bisa Indonesia, burung air, International Waterbird Census, IWC, pengamatan burungRibuan sukarelawan di seluruh Asia dan Australasia di setiap Januari mengunjungi lahan basah di negara mereka dan menghitung burung air. Program ilmu warga inilah yang dinamakan Asian Waterbird Census (AWC). AWC adalah bagian integral dari program pemantauan burung air global, International Waterbird Census (IWC), yang dikoordinasikan oleh Wetlands International. Ini berjalan secara paralel dengan program regional lainnya dari Sensus Burung Air Internasional di Afrika, Eropa, Asia Barat, Neotropik dan Karibia.
Pada bulan Januari 2019, BISA Indonesia bersama masyarakat Banyuwangi melaksanakan kegiatan pengamatan burung air di Pantai Cemara. Melalui kegiatan ini, BISA Indonesia mengajak masyarakat Banyuwangi mengenal Asian Waterbird Census. Kegiatan ini mendapat antusias menarik di kalangan masyarakat banyuwangi khususnya civitas akademika, pecinta lingkungan, dan penggiat burung itu sendiri tentunya.
Burung air sendiri adalah salah satu indikator utama kesehatan lahan basah. Lahan basah merupakan tempat yang menyediakan habitat makan, istirahat, tempat bertengger, dan mencari makan untuk jenis-jenis burung air ini. Oleh karenanya informasi mengenai burung air ini sangat diperlukan sebagai sumber data ekosistem. Informasi yang dihasilkan digunakan untuk mengidentifikasi tindakan konservasi seperti apa yang tepat untuk menjaga kestabilan lahan basah dalam program nasional.
Direktur Eksekutif BISA Indonesia Asman Adi yang juga merupakan penggiat burung nusantara, jenis-jenis dan jumlah burung yg ditemui di Pantai Cemara mengalami penurunan dibandingkan pengamatan sebelumnya. Hal ini dimungkinkan karena masa pengamatan sebelumnya berada pada masa breeding (kawin) sehingga jenis dan jumlah yang ditemui banyak. Jenis yang ditemui tersebut antara lain cekakak, rajaudang, cerek, blekok, kuntul, dan trinil.
Kepedulian terhadap burung burung air ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan di sekitar manusia khususnya peran burung burung di lingkungan masyarakat banyuwangi sebagai biomonitoring lingkungan.
Awareness CampaignResearch-based ConservationMasyarakat Bangsring Rehabilitasi Ekosistem Laut
By Bisa Indonesia0Bangsring, bangsring underwater, banyuwangi, Bisa Indonesia, bunder, pertamina, pertamina tbbm tanjung wangiMasyarakat Bangsring bersama BISA Indonesia melakukan kegiatan sarasehan dan simbolis pelaksanaan program rehabilitasi laut Bangsring. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam Program Peduli Lingkungan yang didukung penuh oleh Pertamina khususnya…

