cerita dari lapangan
Pada 26 Agustus 2026, BISA Indonesia bersama Kanopi Indonesia, KTH Wanapaksi, dan warga lokal melakukan pencarian keberadaan Sikatan Cacing (Cyornis banyumas) untuk memastikan apakah burung yang...
Cerita Lainnya
Rabu, 22 April 2026-Bisa Indonesia bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) WANAPAKSI, masyarakat lokal, dan perangkat desa Jatimulyo menggelar “Diskusi dan Pembentukan Unit Patroli Hutan dan Satwa Liar” di...
Rabu, 15 April 2026–Langkah awal penting untuk menjaga kelestarian alam Banyuwangi, resmi dimulai melalui agenda audiensi dan penguatan jejaring pendidikan konservasi di SMAN 1 Tegaldlimo, Desa...
Banyuwangi, 12 Maret 2026–BISA Indonesia bersama perwakilan kelompok masyarakat lokal melaksanakan kegiatan pemantauan berkala pada dua lokasi demplot pertanian terpadu di kawasan penyangga Taman...
Februari 2026–Sebuah proyek sains mutakhir yang memadukan pelestarian alam dan kecanggihan teknologi, baru saja selesai dikerjakan di kawasan Pantai Trisik dan Muara Sungai Progo, Desa Banaran...
BISA Indonesia resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Balai Taman Nasional Alas Purwo di bawah naungan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia...
Upaya pelestarian burung Sikatan cacing (Cyornis banyumas) di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta kini memasuki babak baru yang lebih mutakhir...
Upaya pelestarian burung Sikatan cacing (Cyornis banyumas) terus digalakkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa...
Senin, 1 Desember 2025–BISA Indonesia melakukan pemasangan alat perekam suara bioakustik (AudioMoth) di kawasan Pantai Trisik dan Muara Sungai Progo, Desa Banaran (Kecamatan Galur) dan Desa Bugel...
Bisa Indonesia bersama dengan warga Desa Kalipait, Tegaldlimo, Banyuwangi melaksanakan pemetaan kekayaan hayati sekaligus menggali potensi ekowisata berbasis masyarakat yang terletak di sekitar dan...
